Dalam upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tebo melaksanakan sosialisasi konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal di Kecamatan Tebo Ulu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan sehat dan berkualitas guna mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.
Sosialisasi ini diikuti oleh masyarakat, kader kesehatan, serta perwakilan perangkat desa yang memiliki peran strategis dalam mengedukasi keluarga, khususnya ibu hamil dan balita. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman bahwa pemenuhan kebutuhan gizi dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti ikan air tawar, sayur-sayuran, umbi-umbian, buah lokal, serta sumber protein nabati.
Materi yang disampaikan menekankan empat prinsip utama B2SA, yaitu beragam dalam memilih jenis pangan, bergizi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh, seimbang dalam pengaturan porsi konsumsi harian, serta aman dalam proses pengolahan dan penyajian makanan. Peserta juga dibekali edukasi tentang cara memilih bahan pangan segar, teknik pengolahan yang higienis, serta contoh menu sehat berbasis pangan lokal yang mudah diterapkan di rumah.
Melalui sosialisasi ini, DKPP Kabupaten Tebo berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola makan sehat dan mampu menerapkan prinsip B2SA secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan pangan lokal tidak hanya mendukung peningkatan status gizi keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tebo dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus mendukung target nasional penurunan stunting secara berkelanjutan.